Satu Desa di Bangka Selatan Zona Kuning Stunting, Secara Umum Prevalensi Stunting Menurun

- Kamis, 24 November 2022 | 20:36 WIB
Pertemuan Diseminasi dan Publikasi Hasil Pengukuran  Stunting di Kabupaten Bangka Selatan.
Pertemuan Diseminasi dan Publikasi Hasil Pengukuran Stunting di Kabupaten Bangka Selatan.

WOWBASEL.COM -- Satu Desa di Kabupaten Bangka Selatan masuk zona kuning stunting. Angka prevalensi mencapai 20,83 persen.

Desa dengan zona kuning stunting ini terjadi di desa pesisir, yakni Desa Celagen, Kecamatan Kepulauan Pongok Bangka Selatan.

Dari 50 Desa dan 3 Kelurahan yang ada di Kabupaten Bangka Selatan, Desa Celagen satu-satunya Desa yang prevalensi stunting masih tinggi atau zona kuning.

Baca Juga: Menteri ATR BPN Minta Bupati Bangka Selatan Komitmen Percepat RDTR Kawasan Industri Sadai

"Dari 50 desa dan 3 Kelurahan kita masih ada desa yang angka prevalensi stuntingnya tinggi, yaitu Desa Celagen yang angka prevalensinya mencapai 20, 83 persen dan masuk zona kuning," kata Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), dr Agus Pranawa, Kamis (24/11/2022).

Ia menjelaskan bahwa secara umum stunting disebabkan beberapa faktor, diantaranya disebabkan pola asuh yang kurang baik, kesehtan ibu waktu hamil kurang baik dan juga setelah melahirkan. Akses makanan gizi yg kurang dan kebersihan lingkungan yang rendah.

" Nanti tim akan cob telusuri faktor penyebabnya dengan melibatkan lintas sektoral yang ada disana (Celagen_red)," ujar Agus.

Baca Juga: Malaria Tak Lagi Ditemukan di Bangka Selatan

Namun, secara umum Kabupaten Bangka Selatan pada Tahun 2022 tercatat adanya penurunan stunting yang cukup signifikan. Dinas kesehatan mencatat pada tahun 2021, prevalensi stunting sebesar 4,7% dan tahun 2022 sebesar 2,58%.

Halaman:

Editor: Astoni.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Akan Dirikan Polsek Baru di Bangka Selatan

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:29 WIB

Pulang Beli Nasi Goreng, Eko Tewas Tabrak Truk Parkir

Senin, 28 November 2022 | 13:45 WIB
X